SUKABUMI– Menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, Wakapolres Sukabumi Kota, Kompol Tahir Muhiddin mengajak warga ikut andil dalam mewujudkan kondusifitas aman dan damai, salah satunya dengan bijak menggunakan media sosial, Rabu (20/12).
“Saat ini kita telah masuk ke tahap kampanye, ini merupakan masa yang krusial. Saya minta pada masa kampanye ini, masyarakat dan kita yang hadir disini bisa bersikap baik dalam pelaksanaannya, artinya tidak mudah terprovokasi ajakan orang atau oknum yang tidak bertanggungjawab, tidak mudah terprovokasi berita hoaks, hatespeech atau black campaign untuk memecah belah,” ungakp Wakapolres Sukabumi Kota, Kompol Tahir Muhiddin kepada wartawan, Rabu (20/12).
Lanjut Tahir, Polri menjamin keamanan pelaksanaan Pemilu ini berjalan dengan aman, tertib dan damai. Kendati demikian, pelaksanaan ini tidak bisa berjalan sesuai dengan yang diharapkan apabila tidak ada dukungan dan partisipasi dari semua elemen. “Sebab itu, kami meminta agar masyarakat ikut andil dalam menjaga kondusifita wilayah,” bebernya.
Menurutnya, masyarakat bisa menjadi perwakilan untuk saling mengingatkan agar tidak mudah terprovokasi isu yang tidak bertanggungjawab, jangan mudah membagikan sesuatu di medsos yang belum diketahui kebenarannya karena dapat terjerat hukum.
“Kami bakal terus mengingatkan masyarakat khususnya saat program Jumat Curhat yang diikuti FKUB (Forum Komunikasi Umat Beragama) Kota Sukabumi dan sejumlah unsur Muspika Kecamatan Cikole ini merupakan ruang untuk meningkatkan jalinan komunikasi antara Polri dan masyarakat,” bebernya.
Dengan adanya program Jumat Curhat, diharapkan ada pertemuan silaturahmi antara masyarakat dengan Kepolisian dan bisa secara langsung menyampaikan, apa yang menjadi keluhan maupun unek-unek. “Dengan begitu bisa secara langsung kami dengarkan dan akan kami tindak lanjuti,” pungkasnya. (Bam)




