CIKOLE – Sebagai tindak lanjut dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel, Pemerintah Kota Sukabumi juga memanfaatkan forum koordinasi bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengoptimalkan pengawasan terhadap berbagai potensi penerimaan daerah.
Kepala Inspektorat Kota Sukabumi, Yudi Yustiawan, menjelaskan kehadiran KPK dalam rapat koordinasi pada 17-18 Juni itu, tidak hanya berfokus pada aspek pencegahan korupsi, tetapi juga mendorong pemerintah daerah agar mampu mengelola seluruh potensi pendapatan secara lebih efektif, transparan, dan tepat sasaran.
Menurutnya, peningkatan kapasitas fiskal daerah menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan pembangunan. Maka dari itu, pengawasan yang kuat diperlukan agar tidak terjadi kebocoran maupun kesalahan dalam pengelolaan sumber-sumber pendapatan daerah.
“Intinya KPK hadir untuk melakukan monitoring dan koordinasi terhadap berbagai potensi yang dapat memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD). Jangan sampai masih ada kebocoran ataupun kesalahan dalam pengelolaannya. Semua harus berjalan sesuai aturan dan memberikan manfaat optimal bagi pembangunan daerah,” ujar Yudi kepada Radar Sukabumi, pada Jumat (19/6).
Lebih lanjut, ia menyampaikan penguatan sistem pengawasan pada Tahun Anggaran 2026 juga akan dibarengi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia aparatur pemerintah. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan seluruh perangkat daerah memiliki kompetensi yang memadai dalam menjalankan tugas, mengelola anggaran, serta mengimplementasikan prinsip-prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.
“Peningkatan kapasitas SDM menjadi salah satu fokus kami. Evaluasi dan pengembangan kompetensi aparatur akan terus dilakukan agar kualitas pengawasan maupun pelayanan publik semakin baik,” tambahnya.
Melalui rapat koordinasi bersama KPK ini, lanjut Yudi Pemerintah Kota Sukabumi kembali menegaskan komitmennya untuk memperkuat sistem pengawasan, meningkatkan kapasitas fiskal daerah, serta membangun birokrasi yang profesional, transparan, dan berintegritas.
“Harapannya, seluruh program prioritas pembangunan dapat berjalan secara akuntabel, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat Kota Sukabumi,” tandasnya. (ris)






