SUKABUMI — Menjelang Ramadan, Dinas Koprasi, Usaha Kecil Menengah, Perdagangan dan Pendistribusian (DKUKMP2) Kota Sukabumi, terus melakukan pemantauan ketersediaan Sembilan Makanan Pokok (Sembako) di pasaran.
Kepala DKUKMP2 Kota Sukabumi, Ayep Supriatna mengatakan, dari pantauan di lapangan penyaluran dan pendistribusian barang tersebut dalam kondisi aman dan lancar. Selain itu, harga barang kebutuhan pokok masyarakat di Kota Sukabumi relatif stabil dan fluktuasi harganya pun masih dalam batas kewajaran.
“Sejauh ini ketersediaan sembako di pasaran masih aman. Kami juga terus melakukan pemantaun dari sisi ketersedian sembako maupun harga,” kata Ayep kepada Radar Sukabumi, Minggu (13/5).
Lebih lanjut Ayep memaparkan, Pemkot Sukabumi juga melakukan koordinasi secara intensif dengan berbagai instansi dan lembaga terkait. Salah satunya dengan Bulog untuk mengantisipasi melonjaknya permintaan barang kebutuhan pokok dan barang penting strategis lainnya.
Menurut dia, DKUKMP2 terus melakukan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk melakukan pengawasan. Pasalnya, yang memiliki kewenangan untuk melakukan pengawasan yakni provinsi karena memiliki Tim Khusus untuk melakukan pengawasan sesuai dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. “Tak hanya itu, kami juga berkoordinasi dengan Bulog jika terjadi kenaikan harga khususnya beras,” paparnya.
Demi mengantisipasi lonjakan harga sambung Ayep, pihaknya akan menggelar bazar ramadan. Dimana, masyarakat dapat belanja kebutuhannya dengan harga yang stabil. “Bazar Ramadan ini, nantinya akan dipusatkan disetiap kecamatan yang berada di Kota Sukabumi untuk mempermudah masyarakat berbelanja,” tuturnya.



