SUKABUMI – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusipda) bersama Tim Penggerak PKK Kota Sukabumi menggelar sosialisasi literasi keluarga yang diikuti kader dari 7 kecamatan dan 33 kelurahan, Rabu (3/12).
Ketua Bidang I TP PKK Kota Sukabumi, Kia Florita, menegaskan bahwa tantangan literasi masa kini tidak lagi terbatas pada membaca dan menulis. “Keluarga kini berhadapan dengan ekosistem digital yang bisa menjadi peluang besar sekaligus ancaman serius jika tidak dikelola dengan bijak,” ujarnya.
Kia menjelaskan, literasi keluarga harus mencakup numerasi, sains, budaya, finansial, dan terutama literasi digital. Ia menekankan pentingnya empat pilar literasi digital: pemanfaatan teknologi positif, keamanan digital, etika digital, dan kesehatan penggunaan gawai. “Empat pilar ini menjadi panduan sederhana namun kuat agar keluarga tetap harmonis di tengah derasnya arus informasi,” katanya.
Menurut Kia, pendidikan digital harus dimulai dari ruang keluarga, bukan hanya sekolah. Ia mencontohkan kasus orang tua yang terpaksa menarik kembali gawai anak karena pemakaian berlebihan. “Literasi digital seimbang adalah kunci menjaga harmoni rumah tangga,” tambahnya.






