SUKABUMI – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Sukabumi, menyebut progres coklit data pemilih sudah mencapai 100 persen. Bahkan, pada minggu ketiga pencoklitan pemilih oleh para petugas pemutakhiran daftar pemilih (Pantarlih) atau PPDP sudah tuntas.
“Alhamdulillah, progres coklit telah selesai pada minggu ketiga. Sekitar tanggal 18 Juli 2024. Kita sudah merampungkan proses 100 persen coklit. Artinya, untuk data DP4 yang dikeluarkan Kemendagri (kementrian dalam negeri) sudah kita selesaikan,” ujar Divisi Data dan Informasi KPU Kota Sukabumi, Nenda Suhanda, Rabu (24/07).
Nenda mengaku, coklit data pemilih memang ditargetkan selesai pada minggu ketiga agar ada sper waktu satu minggu untuk perbaikan -perbaikan data di lapangan. Pasalnya masih masa kerjanya Pantarlih, sehingga tidak akan terlalu sulit untuk mengintruksikan proses ulang jika ada kekeliruan.
“Kalau kendala sih secara signifikan tidak terlalu banyak. Adapun beberapa hal terkait dengan data pemilih yang belum tercover di DP4, kemudian sudah berdomisili di wilayah yang memang wilayah kerja Pantarlih kita intruksikan sebagai pemilih baru,” ungkapnya.
Lanjut Nenda, ada juga data pemilih yang meninggal dam sempat ramai ketika petugas pantarlih sempat berinisiasi mengecek ke pemakaman untuk memastikan, meskipun itu bukan bagian daripada prosedur coklit, tapi patut diapresiasi langkah-langkah kerja para pantralih itu.
“Jadi Alhamdulillah, tahapan coklit berjalan lancar meskipun ada beberapa catatan saran perbaikan atau rekomendasi dari Bawaslu sudah kita laksanakan. Salahsatunya yaitu ada kesalahan prosedur yang dilaksanakan pantarlih, tapi sudah kita selesaikan atau klarifikasi terkait prosedur coklit,” imbuhnya.
“Kemudian berkenaan dengan jumlah DPT di salah satu TPS yang overload. Artinya kita maksimalkan 600 DPT ada jumlah pemilih baru, sehingga melebihi dari 600, itu yang menjadi saran perbaikan Bawaslu untuk melakukan rekstrukturlisasi. Adapun jumlah
data pemilih yang telah dicoklit itu, 261.385 pemilih,” pungkasnya.
(ris)








