Sementara itu warga lainnya, Friady Mahyuzar menambahkan selain menimbulka. dampak bau tidak sedap, namun juga kecelakaann lalu lintas terutama roda dua kerap terjadi.
Menurutnya sampah berserakan diluar TPPS tersebut sewaktu waktu mencapai 5 meter menumpuk di pingggir jalan, terlebih berada disimpangan tentunya mengganggu arus lalulintas arah dari Pasar Palabuhanratu menuju pangsor dan juga menuju area taman tenjo resmi.
“Dampak lain, ini kan banyak masyarakat berusaha jualan makanan kuliner, mereka terganggu tentunya, akibat disini aroma sampah tidak sedap, disini dulu gak seperti ini, selarang seperti ini jadi harus kita pikirkan bersama jangan sampai pangsor itu jadi kampung sampah,” timpalnya.
“Yang saya tau yang buang sampah kesini bukan warga sini saja, pendatang dari kampung kampung lain juga buang sampah kesini, dibuangnya gak dimasukin ke TPSS lagi malah di pinggir jalan, sering saya cekcok sama yang buang sampah tidak pada tempatnya itu, pas saya ngasih tau,” tandasnya. (Ndi)






