Stasiun Geofisika Kabupaten Sukabumi, Sebentar Lagi Dibangun

Pesisir Pantai Palabuhanratu Sukabumi
#image_title

SUKABUMI – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandung dalam waktu dekat akan membangun Stasiun Geofisika di wilayah Kabupaten Sukabumi, Jawa barat. Rencana ini dilakukan, karena wilayah kabupaten terluas ke dua se Jawa-Bali ini, termasuk wilayah yang mempunyai potensi bencana cukup tinggi.

“Salah satunya adalah gempa bumi yang berpotensi tsunami,” ungkap Kepala BMKG Stasiun Geofisika Bandung, Teguh Rahayu kepada Radar Sukabumi, kemarin (16/1).

Bacaan Lainnya

Saat ini, peralatan BMKG yang berada di Jawa Barat terdapat 31 sensor gempa bumi yang tersebar di seluruh wilayah Jabar. Sehingga nantinya, dengan kerapatannya akan bisa memperoleh hasil analisa yang cepat dan akurat.

“Sedangkan di Sukabumi, ada peralatan WRS-NG (Warning Receiver System) terpasang di BPBD Kabupaten Sukabumi yang berfungsi untuk menyebarkan atau mendiseminasikan peringatan dini informasi kejadian gempa bumi secara real time,” jelasnya .

Ada juga sirine TEWS (Tsunami Early Warning System) terpasang di Tower Balawista Pantai Citepus dan Kantor Pusat Informasi Geopark Palabuhanratu.

Untuk lokasi dan kapan realisasi pembangunan Kantor Stasiun Geofisika di Kabupaten Sukabumi, jajaran dari BMKG dan pemerintah daerah setempat masih melakukan survei dan proses administrasi.

“Dengan adanya stasiun Geofisika di Kabupaten Sukabumi tentunya BMKG bisa memberikan pelayanan prima. Kami bisa lebih optimal, sehingga pelayanan masyarakat bisa teredukasi langsung dari kantor kami secara tatap muka,” ucap Teguh. (cr2/d)

Pos terkait