Ditinggal Silaturahmi, Rumah Lansia Warungkiara Rata Dengan Tanah

  • Whatsapp
HANGUS TERBAKAR : Kondisi rumah milik Memet pasca terbakar api nyaris rata dengan tanah saat ditinjau petugas

SUKABUMI — Satu unit rumah milik wanita lanjut usia, Memet (72) warga Kampung Cibandi RT 04 RW 03, Desa Bantarkalong, Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi nyaris rata dengan tanah usai dilalap si jago merah, Kamis (28/10).

Informasi yang dihimpun Radar Sukabumi, kebakaran rumah beserta isinya itu terjadi sekitar pukul 09.40 WIB. Api pertama kali diketahui oleh pemilik rumah yang sedang berkunjung ke rumah tetangganya, tiba – tiba dia melihat kobaran api sudah berada di atas rumah panggungnya tersebut.

Bacaan Lainnya

“Dari keterangan pemilik rumah, api sudah membumbung di bagian atap rumah bu Memet tepatnya di bagian kamar, karena api cepat membesar sehingga sangat sulit dipadamkan. Apalagi kondisional saat itu pemilik rumah hanya sendiri,” ujar Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Warungkiara, Yudi Ridwan, dalam keterangannya, Kamis (28/10).

Sumber api yang menghanguskan rumah lansia itu, diduga berasal dari korsleting listrik. Yudi menyebut tidak ada korban jiwa maupun luka akibat musibah tersebut hanya kerugian material hingga puluhan juta rupiah.

“Tidak ada korban jiwa, hanya 1 unit rumah beserta isinya ludes terbakar api, karena pemilik rumah sedang tidak ada di rumah. Kerugian ditaksir sekitar Rp30 juta dan kondisi terakhir rumah tersebut hanya menyisakan puing – puing rumah sisa kebakaran yang berserakan,” jelasnya.

Yudi menegaskan, langkah – langkah atau penanganan awal serta assesment sudah dilakukan di lokasi kejadian, selain itu telah berkoordinasi dengan perangkat Desa, Kecamatan, Koramil, Polsek, dan relawan.

“Kami mengimbau kepada masyarakat sekitar untuk selalu waspada. Termasuk di musim hujan ini agar terhindar musibah dan hal yang tidak diinginkan. Saat ini korban butuh bantuan darurat, sandang pangan,” pungkasnya. (ris).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *