“Besok kita akan lakukan penanganan darurat berupa penutupan lahan longsoran menggunakan terpal, memperbaiki saluran air dan memasang tanggul karung yang berisi tanah pasir,” jelasnya kepada Radar Sukabumi, kemarin (19/3).
Beruntung dalam peristiwa itu, lanjut Eka, tidak sampai memakan korban jiwa. Hanya saja kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah karena reruntuhan tebing merusak kolam renang dan satu rumah. “Alhamdulilah korban jiwa tidak ada. Sejak malam warga langsung bergegas dievakuasi ke Masjid Alhidayah,” ungkapnya.
Sumarnah (45), pemilik rumah yang terdampak mengaku cukup trauma atas bencana yang menimpa lingkungannya. Hingga kini, dirinya tidak berani untuk kembali mendiami rumahnya. “Kami sekeluarga lebih memilih untuk tinggal sementara di masjid karena takut ada longsor susulan yang menggusur rumah,” singkatnya. (Cr15/d)





