BERITA UTAMA

Kronologi Longsor di Bojonggenteng Tewaskan Satu Anak, Dua Dirawat 

×

Kronologi Longsor di Bojonggenteng Tewaskan Satu Anak, Dua Dirawat 

Sebarkan artikel ini
Petugas P2BK saat meninjau lokasi rumah warga terdampak longsor di Desa Bojonggenteng, Rabu (9/7).
Petugas P2BK saat meninjau lokasi rumah warga terdampak longsor di Desa Bojonggenteng, Rabu (9/7).

SUKABUMI — Bencana tanah longsor kembali terjadi di Kabupaten Sukabumi dan menelan korban jiwa. Peristiwa yang terjadi pada Rabu (9/7) dini hari di Desa Bojonggenteng, Kecamatan Bojonggenteng, menyebabkan satu anak meninggal dunia dan dua lainnya mengalami luka serius.

Manajer Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna, menjelaskan bahwa longsor terjadi sekitar pukul 02.00 WIB setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Dua rumah warga tertimbun material longsor di dua lokasi berbeda.

Bank bjb Tandamata

Di Kampung Bojonggenteng RT 02/RW 01, rumah milik Yuyu (45) tertimbun longsor dan menyebabkan anaknya, Ugi (15), mengalami luka berat dan hingga kini masih dalam kondisi tidak sadarkan diri. Korban telah dirujuk ke RS Bebita Pakuwon untuk penanganan medis intensif.

Sementara itu, di Kampung Babakan RT 17/RW 06, rumah milik Ita (51) juga tertimbun. Dua anak menjadi korban, yakni Ibrahim (15) yang meninggal dunia di lokasi kejadian, dan Said (8) yang mengalami sesak napas dan kini dirawat di rumah sakit.

“Dua rumah yang terdampak mengalami kerusakan berat. Saat ini tim BPBD masih berada di lokasi untuk penanganan pascabencana,” ujar Daeng kepada Radar Sukabumi.

BPBD Kabupaten Sukabumi masih melakukan asesmen dan pendataan lanjutan di lapangan. Warga diimbau tetap waspada mengingat potensi bencana susulan masih mungkin terjadi akibat cuaca ekstrem.(den/d)