Dari sekitar 500 kepala keluarga terdampak, bantuan alas tidur baru mencukupi untuk 200–300 keluarga. Sisanya masih tidur di lantai tanpa alas.
“Ini penting untuk kesehatan mereka. Kami sangat berterima kasih atas bantuan yang sudah datang, tapi perjuangan warga belum selesai,” tutup Jaro Midun.(ndi/d)




