KABUPATEN SUKABUMI

10 Warga Terserang DBD

×

10 Warga Terserang DBD

Sebarkan artikel ini
Petugas Puskesmas Kecamatan Gunungguruh, saat melakukan fogging di wilayah Desa Sirnaresmi, Kecamatan Gunungguruh, kemarin (21/1).

RADARSUKABUMI.com, GUNUNGGURUH – Penyebaran penyakit demam berdarah dengue (DBD) patut diwaspadai. Mengingat saat ini hujan terus-terusan mengguyur wilayah Sukabumi. Di Kecamatan Gunungguruh, 10 warga dinyatakan terserang DBD.

Pemerintah kecamatan pun langsung meminta petugas medis untuk melakukan fogging di pemukiman warga.Informasi yang dihimpun Radar Sukabumi, 10 orang yang terserang DBD itu empat diantaranya dinyatakan positif sementara enam orang lainnya suspek DBD. Semua tersebar di Desa Gunungguruh dan Desa Kebonmanggu. Data ini tercatat selama tahun 2019. “Kami masih terus menginventarisir.

Bank bjb Tandamata

Namun data yang ada, sampai 21 Januari kemarin tercatat 10 orang yang terserang DBD,” ujar Eri Kustiawan, Petugas Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Menular (P2PM) Puskesmas Gunungguruh kepada Radar Sukabumi, kemarin (21/1).

Menurut Eri, mewabahnya penyakit DBD ini dipengaruhi oleh berbagai faktor. Seperti cuaca ekstrim seperti sekarang ini, kepadatan mobilitas penduduk dan kesadaran pola hidup besih dan sehat (PHBS) warga yang masih rendah serta minimnya tempat penampungan sampah dan tidak adanya sanitasi pembuangan limbah rumah tangga.

“Puskesmas Kecamatan Gunungguruh terus melakukan upaya pencegahan penyebaran DBD ini. Salah satunya dengan melakukan pengasapan atau fogging,” bebernya.

Area yang difogging ini, lanjut Eri, yakni seluruh pemukiman warga yang dianggap rentan terhadap penyebaran penyakit DBD diseluruh desa yang ada di Kecamatan Gunungguruh.

Ia mengaku, DBD harus diberantas karena membahayakan kesehatan dan juga keselamatan warga. “Semua pihak akan kami libatkan dalam upaya pencegahan ini. Karena pembiayaan fogging dibebankan kepada desa masing-masing. Setiap desa akan difogging ditiga titik,” paparnya.