Sementara itu, Humas Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat, Eri Mildranaya, menyampaikan pihaknya akan melakukan pendalaman lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti kematian satwa tersebut.
“Lengkapnya nanti ketika hasil sudah kami dapatkan,” katanya.
Diketahui, Huru dan Hara lahir pada 12 Juli 2025 dari pasangan induk jantan Sahrulkan dan betina Jelita. Keduanya mati pada Selasa (24/3) dan Kamis (26/3) di Bandung Zoo.(**)




