BEKASI – Masyarakat Kota Bekasi harus meneliti dan mencermati setiap berita atau informasi yang diterima. Karena saat ini banyak informasi yang diterima masyarakat namun sumbernya tidak bisa dipertanggungjawabkan.
Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfostandi) Kota Bekasi, Titi Marsifahati, mengatakan ada beberapa ciri berita hoax yang tersebar di media sosial. Seperti terdapat tanda seru dan ada ajakan untuk segera diviralkan.
“Beritanya atau informasinya juga biasanya lebay kalau yang hoax,” katanya saat memberi sambutan di acara Fun Day di Plaza Pemkot Bekasi, Minggu (11/3/2018).
“Itu berdasarkan hasil dari pantauan kita. Tiga hal itu yang sering kali menjadi sasaran hoax,” ungkapnya.
Dalam acara yang disponsori Luwak White Koffie dan Diskominfostandi Kota Bekasi ini, Titi membeberkan Kota Bekasi berada ke peringkat ketiga pengakses internet terbesar se-Indonesia. Karena infratruktur internet di kota ini sangat bagus.
“Karena jaringan internet kita bagus, maka sangat deras informasi yang diterima masyarakat. Tapi belum tentu semua informasi atau berita yang diterima itu benar semua,” katanya.
“Jadi masyarakat juga harus cek kebenaran dari berita itu dari sumbernya langsung, atau melaporkan ke kita melalui call center dengan nomor 1500444,” lanjutnya.





