RADARSUKABUMI.com – Dari Sosialisasi Vasektomi, Ubah Limbah jadi Pakan, hingga Kampung Sayur Organik Semula dicibir, kegigihan Sertu Supandi mengampanyekan vasektomi malah berbuah penghargaan dari Presiden Jokowi.
Olahan fermentasi kulit kopi Sertu Eko Wahyudi bersama kolega juga mengubah cara beternak warga. Upaya Serma Sri Purwanto menyiasati kelangkaan lahan juga menelurkan sayuran berkualitas dan laris.
THORIQ S. KARIM, Surabaya
PERMINTAAN sang istri, Dwi Erawati, itu membuat Supandi terdiam. Anggota TNI Angkatan Darat tersebut tak langsung mengiyakan. Ragu. Maklum, istri yang telah memberinya dua anak perempuan tersebut memintanya melakukan vasektomi.
Yakni, kontrasepsi pria dengan operasi kecil untuk memotong saluran sperma. “Setelah berpikir panjang, akhirnya saya jalani saran itu,” ucap Supandi yang kini berpangkat sersan satu (sertu) tersebut.
Ketika itu, 2012, usia Dwi sebenarnya masih 31 tahun. Namun, kondisi tubuhnya tak memungkinkan lagi untuk dipasangi alat kontrasepsi. Siapa sangka, enam tahun berselang, keputusan yang diambil atas permintaan sang istri itu ternyata berbuah penghargaan membanggakan. Berkat perjuangan bertahun-tahun menjadi motivator keluarga berencana (KB) di kawasan tempat dia bertugas. Dan, berhasil mengajak ribuan pria melakukan vasektomi.



