Selain dari Kodam V/Brawijaya yang akan diserahkan pada Hari Infanteri hari ini (15/12), penghargaan juga didapat dari Presiden Joko Widodo saat Hari Keluarga Nasional (Harganas) di Manado, Sulawesi Utara, Juli lalu.
Bintara pembina desa (babinsa) anggota Koramil Kedung Adem, Bojonegoro, Jawa Timur, itu diundang pula pada pidato kenegaraan 16 Agustus lalu di Jakarta. “Pengalaman yang tidak akan terlupakan,” kata pria 47 tahun itu ketika ditemui Jawa Pos di media center Kodam V/Brawijaya pada Rabu lalu (12/12).
Bersamaan dengan Supandi, Kodam V/Brawijaya menyerahkan penghargaan untuk dua babinsa berprestasi lainnya hari ini. Yakni, Sertu Eko Wahyudi dan Serma Sri Purwanto. Ketiganya dari kodim berbeda. Kalau Supandi dari Kodim 0813 Bojonegoro, Eko Wahyudi dari Kodim 0823 Situbondo. Dan, Sri Purwanto dari Kodim 0818 Malang-Batu.
Bidang yang ditekuni ketiganya, di luar tugas utama sebagai tentara, hingga berbuah penghargaan pun tak sama. Yang menalikan ketiganya adalah kegigihan dan kemauan mencoba.
Supandi ingat bagaimana ledekan dan cibiran berkali-kali datang menghampiri di saat awal-awal dia menyosialisasikan vasektomi. Dia tidak putus asa. Berbagai forum warga dia datangi. Mulai pengajian, pertemuan desa, juga kegiatan organisasi keagamaan.
Manfaat vasektomi dia ceritakan. Misalnya, tidak mudah capek, badan terlihat segar, pinggul tidak sakit saat berhubungan badan, dan banyak manfaat lain.



