Menurut Kepala BPPT Unggul Priyanto, temuan Eniya memiliki sejumlah keunggulan. Misalnya, pada katalis pereduksi oksigen, satu stepnya menghasilkan air dan dapat digunakan sebagai katalis pada baterai. Lalu, teknologi fuel cell temuannya tidak beremisi, tidak berisik, dan memiliki efisiensi energi hingga 65 persen. “Apa yang telah dicapai Saudari Eniya merupakan bagian dari sumbangsih BPPT untuk negeri,” tuturnya.
(*/c9/ari)



