“Begitu musim durian tiba, durian langsung dipanen dan dimasak di tempat. Hasil di Bengkulu dimasak di Bengkulu, demikian pula hasil panen dari Bengkalis juga dimasak di Bengkalis,” tuturnya.
Menurutnya, durian yang langsung dimasak di lokasi menghasilkan lempok berkualitas bagus. “Soalnya, kualitas durian menurun setelah menjalani pengiriman,” paparnya.
Sebanyak 120 durian bisa diolah menjadi 10 kg lempok. Menurut pengakuannya, produknya murni merupakan olahan durian dengan gula. Tanpa penambahan tepung.
Durian yang sudah diolah menjadi lempok lalu dibungkus dikemas karung dikirim ke gudang penyimpanan. Pria ulet ini kemudian menyimpan karung penuh lempok durian tersebut di dalam sebuah gudang sebagai stok.
(tjb/JPC)



