EKONOMI

Satu Perusahaan Edutech Berpotensi Jadi Unicorn

×

Satu Perusahaan Edutech Berpotensi Jadi Unicorn

Sebarkan artikel ini
Hendra Eka/JawaPos.com TEGAS: Menkominfo Rudiantara beri pemaparan dalam sebuah rapat.

RADARSUKABUMI.com, JAKARTA – Ekonomi digital di Indonesia terus berkembang pesat. Perusahaan-perusahaan rintisan dengan valuasi di atas USD 1 miliar atau Rp14 triliun (kurs Rp14.000) yang biasa disebut unicorn, terus lahir di dalam negeri.

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan, dirinya yakin tahun ini ada satu lagi perusahaan digital yang berpotensi menjadi unicorn di bidang teknologi pendidikan.

Bank bjb Tandamata

“Karena pemerintah membelanjakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN)-nya 20 persen untuk pendidikan. Tahun ini hampir Rp500 triliun atau Rp490 triliun pendidikan,” ujarnya di acara peringatan 10 tahun Yayasan Young Leaders for Indonesia (YLI).

Dia mengatakan, perkembangan sektor teknologi pendidikan (edutech) dapat tumbuh pesat lantaran dibutuhkan masyarakat. Tambahan satu unicorn tersebut membuat Indonesia akan mempunyai lima unicorn pada tahun ini. Empat perusahaan digital lainnya yang telah menjadi unicorn adalah Go-Jek, Traveloka, Bukalapak, dan Tokopedia.

Dia mengakui, era Making Indonesia 4.0 dapat menghilangkan beberapa jenis lapangan pekerjaan. Meski demikian, itu akan menumbuhkan beberapa jenis lapangan pekerjaan baru.

“Kalau 1 juta rumah bikinnya masih menggunakan tukang semen, tukang batu, kapan jadinya? Kita harus menggunakan 3D printing yang satu hari satu rumah. Pekerja tukang dibimbing dulu untuk menjadi operator 3D printer,” terangnya.