Tak hanya itu, semua pengunjung dapat menikmati suguhan khas Indonesia dengan dengan sentuhan lokal yang unik di Restoran Bale Jayaniti.
Seperti, oncom hideung ciri khas Sukabumi, hingga keju gouda asli dari Baros, seluruh bahan yang digunakan diambil dalamradius 30 kilometer dari dapur restoran dengan dibuat dengan penuh semangat para pengrajin kecil yang telah menyempurnakan kemampuan selama bertahun-tahun.
“Pada penutupan acara, Ngajagi Kreasi Nusantara akan menampilkan Tunggulah Aku di Gunung Parang, pertunjukan interaktif atau site specific experience yang menceritakan kisah paralel dua pasang kekasih yang terjalin ruang, namun dipisahkan waktu dan keadaan,” paparnya.
Ia menambahkan, guna mendukung ekonomi kreatif Bale Jayanti menyediakan lokasi dengan berbagai fasilitas untuk menunjang kegiatan para pelaku usaha maupun para penggiat ekonomi kreatif lainnya.
“Karena lokasi Bale Jayanti cukup luas yakni sekitar satu hektare maka dapat digunakan untuk berbagai acara seperti, pernikahan, pameran maupun kegiatan lainnya,” tukasnya. (bam)






