CHELSEA — Spekulasi besar yang berkembang dalam beberapa hari terakhir ternyata menjadi kenyataan. Roman Abramovich memutuskan untuk menjual Chelsea FC.
Dalam sebuah pernyataan resmi yang dipublikasikan Kamis dini hari ini WIB (3/3), Abramovich menegaskan dan memastikan niatnya untuk menjual Chelsea. “Saya ingin menyampaikan terkait spekulasi di media dalam beberapa hari terakhir soal hubungan kepemilikan saya di Chelsea FC,” tulis Abramovich di situs resmi klub.
“Seperti yang sudah saya katakan sebelumnya, saya selalu mengambil keputusan terkait klub ini lewat pendekatan dari hati. Dalam situasi seperti ini, saya lantas mengambil keputusan untuk menjual klub ini. Dan saya percaya bahwa ini adalah keputusan terbaik bagi klub, fans, pegawai, dan juga bagi sponsor serta partner,” tambah Abramovich.
Menurut Abramovich, penjualan klub ini tidak akan berjalan dengan cepat. Prosedurnya bakal panjang. Namun, salah seorang orang terkaya di Rusia tersebut berjanji akan mengikuti semua prosesnya.
Tetapi yang pasti, Abramovich tidak akan meminta uang yang sudah dia pinjamkan kepada Chelsea untuk dikembalikan. Sejak membeli Chelsea pada 2003, Abramovich dikabarkan memberikan utang dengan total sebesar GBP 1,5 miliar. “Bagi saya, ini tidak pernah terkait soal bisnis atau uang. Tetapi ini adalah hasrat yang murni bagi sepak bola dan klub,” tulis Abramovich.
“Semua keuntungan hasil penjualan, akan disumbangkan kepada seluruh korban perang yang ada di Ukraina,” lanjut Abramovich.
Bersama Abramovich, Chelsea telah berhasil memenangkan segalanya. Menjadi juara Liga Champions dua kali pada 2011-2012 dan 2020-2021, menjadi juara lima kali Premier League, dan yang terbaru menjadi juara Piala Dunia Antarklub pada 12 Februari 2022 lalu.
Total, di bawah kepemilikan Abramovich selama 19 tahun, Chelsea telah memenangkan 19 trofi. Abramovich sendiri dikabarkan ingin secepatnya menjual Chelsea akibat ancaman sanksi dari parlemen Inggris. Abramovich terkenal sebagai orang dekat Presiden Rusia Vladimir Putin.





