Terkait pemulihan pasokan listrik, Bey melaporkan bahwa tim PLN yang terdiri dari 300 orang bekerja 24 jam untuk memperbaiki kerusakan, meskipun keselamatan petugas tetap menjadi prioritas utama. “Jika cuaca mendukung, mereka akan terus bekerja, namun jika hujan, mereka akan berhenti demi keselamatan,” tambahnya.
Bey juga mengingatkan pentingnya kerja sama antara TNI, Polri, kepala desa, dan warga setempat. “Dalam situasi seperti ini, kita harus saling percaya dan tidak mudah curiga. Jangan sampai ada pihak yang mencoba mengambil keuntungan dari bencana ini,” tegasnya.
Pihaknya mengimbau agar masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana alam, terutama yang dipicu oleh hujan intensitas tinggi. “Bencana pergerakan tanah ini adalah fenomena alam, dan kita semua harus lebih berhati-hati dan waspada,” pungkasnya. (den/d)






