Dokter Forensik Mabes Polri, Arif Wahyono mengatakan, hasil dari pemeriksaan dokter forensik terhadap jenazah perempuan asal warga Kecamatan Tegalbuleud itu, dirinya mengaku tidak menemukan luka-luka yang menunjukan adanya kekerasan.
“Jadi kemungkinan korban ini jatuh sakit atau yang nanti tanya saja ke penyidik. Namun yang jelas luka-luka tidak ada,” imbuhnya.
Autopsi yang dilakukan di Ruang Instalasi Forensik dan Medikolegal RSUD Sekarwangi Cibadak itu, telah menghabiskan waktu sekitar satu jam.
“Kami tidak mengalami kesulitan saat melakukan pemeriksaannya dan berjalan lancar,” pungkasnya. (den/d)






