BERITA UTAMAKABUPATEN SUKABUMI

Sukabumi Darurat Truk ODOL

×

Sukabumi Darurat Truk ODOL

Sebarkan artikel ini
Truk-ODOL
Ilustrasi

Namun dengan adanya aktivitas ODOL di Sukabumi, selain telah memicu kerusakan jalan, juga menjadi biang kecelakaan.

“Tentunya efek player kasus kecelakaan lalu lintas di Sukabumi menjadi meningkat sekitar 16 kejadian. Untuk itu, harus ada upaya dan tindakan yang dilakukan baik oleh masyarakat maupun pemerintah sendiri dalam menyikapi persoalan ini,” tandasnya.

Bank bjb Tandamata

Untuk itu, FWS berharap agar pemerintah dapat secara tegas dalam menegakan kebijakanya memebrantas keberadaan ODOL.

Meskipun, keberadaan aktivitas ODOL ini sulit dihilangkan, karena berkaitan dengan korporasi dan distribusi perusahaan-perusahaan yang ada di wilayah Sukabumi.

“Permasalahannya sudah jelas, leading sector yang menegakan ODOL ini adalah Dishub dan Polantas. Namun, sampai sekarang penegakan aturan itu di jalan, banyak indikasi-indikasi dalam tanda kutip pungli. Sehingga, walaupun aturannya ini sudah ada, tetapi kalau berbicara penindakan, itu hanya begitu-begitu saja dan hanya sebatas aturan,” tandasnya.

“Tetapi, tetap saja keberaan angkutan ODOL, misalkan jalur Sukabumi-Cibadak, lebih tepatnya yang dijadikan tempat perkumpulan truk ODOL itu, berada di terminal jalur dekat masjid. Nah, disitu ditahan hanya sampai magrib saja. Namun, setelah magrib mereka baru bisa berjalan ke arah Bogor. Sehingga disini, diharapkan peran pemerintah harus tegas dalam memberantas ODOL ini,” timpalnya.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Komite Penghapusan Bensin Bertimbel (KPBB), Ahmad Safrudin menjelaskan, keberadaan ODOL ini memiliki problem safety road dan berdampak besar pada beberapa askpek.

Diantaranya, selain akan merusak usia jalan raya hingga menimbulkan kencelakaan bagi pengendara lalu lintas atau warga di sekitar lintasan ODOL.

“Untuk itu, keberadaan ODOL ini, harus jadi permasalahan yang harus menjadi perhatian. Dimana keuntungan muatan ini menjadi pertanyaan besar. Siapa yang menikmati hal tersebut, ini tentunya dapat mengganggu pertumbuhan ekonomi,” jelasnya.

Terkait dengan ODOL ini, ujar Ahamd, bukan hanya truk air minum dalam kemasan saja, tetapi truk pengangkut barang, tanah, pasir, batu bara, cairan soda untuk dijadikan bahan campuran makanan, biji plastik, pakan ternak, bata ringan serta kendaraan tabung pun akan berdampak pada sisi grafitasi dalam ruangan kendaraan yang tersedia.