Sidang Egi Ricuh

CIBADAK– Suasana persidangan lanjutan kasus pembunuhan Egi Adi Wiguna alias Begot oleh kakak beradik asal Kecamatan Cicantayan yang digelar di Pengadilan Negeri Cibadak diwarnai kericuhan, kemarin. Istri korban, Riyana Destria (25) ngamuk dan tak sadarkan diri setelah nota pembelaan dibacakan.

Informasi yang dihimpun Radar Sukabumi, ibu satu anak itu mendadak mengamuk dan tak sadarkan diri setelah persidangan dengan agenda pembacaan nota pembelaan yang disampaikan kuasa hukum FA alias Opik (20) dan RF alias Igan (23).

Bacaan Lainnya
Berita Terkait

Diduga, istri korban tak kuasa menahan amarahnya saat melihat kedua terdakwa.

Paman korban, Suwarna (45) mengungkapkan, keponakannya tidak terima atas beberapa perkataan kuasa hukum yang meringankan hukuman kedua terdakwa. Sehingga, setelah persidangan selesai dirinya mengamuk dan pingsan.

“Ucapan yang dibacakan kuasa hukum terdakwa jelas menyinggung perasaan istri korban. Bahkan, kami pun sebagai keluarganya merasakan hal yang sama,” ucapnya kepada Radar Sukabumi, Senin (19/3).

Dirinya meminta, hukuman yang dijatuhkan kepada dua terdakwa sesuai apa yang dituntut oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi selama 20 tahun kurungan penjara. “Jelas kami sebagai keluarga meminta agar terdakwa dihukum seberat-beratnya sesuai apa yang telah diperbuatnya,” pintanya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.