Sidang Egi Ricuh

Salah satu keluarga korban lainnya yang namanya enggan disebutkan menambahkan, kalimat yang membuat istri dan keluarga korban meradang ialah korban disebut sebagai ‘pemalak’.

Menurutnya, jika memang korban selama hidup sering menimbulkan kerugian, sejatinya perlakuan yang diterima tidak harus sampai menghilangkan nyawa korban.

Bacaan Lainnya

“Kan ada polisi, kenapa tidak laporkan saja kalau memang korban ini suka malak pelaku, bukan dengan membunuhnya. Kami tidak terima dengan kalimat itu,” singkatnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi, Yeriza Adhytia mengungkapkan, pihaknya tetap fokus terhadap tuntutan yang sebelumnya dibacakan oleh JPU dihadapan majelis hakim untuk kedua terdakwa.

“Kami tetap teguh pada tuntutan yang disampaikan sebelumnya, yakni ancaman kurungan 20 tahun kurungan. Tapi selebihnya keputusan ada ditangan mejelis hakim,” pungkasnya. (Cr15/d)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *