SUKABUMI – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Sukabumi terus memperkuat implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) melalui percepatan aktivasi Sertifikat Elektronik dan Tanda Tangan Elektronik (TTE) di berbagai perangkat daerah. Salah satunya dilakukan di RSUD R. Syamsudin SH melalui fasilitasi Bidang Statistik dan Persandian (Stadiksi).
Program ini menjadi bagian dari komitmen Diskominfo mendukung transformasi digital di sektor pelayanan publik, khususnya bidang kesehatan. Dengan TTE, dokumen elektronik memiliki legalitas sah, aman, dan sesuai ketentuan perundang-undangan.
Kepala Bidang Stadiksi Diskominfo Kota Sukabumi, Ferry Munggaran, menjelaskan TTE menjadi instrumen penting dalam mendukung operasional layanan kesehatan digital di RSUD R. Syamsudin SH. “Diskominfo hadir untuk memastikan kebutuhan sertifikat elektronik dan tanda tangan elektronik di lingkungan RSUD dapat terpenuhi. Ini bagian dari percepatan digitalisasi layanan publik yang aman, efektif, dan memiliki kekuatan hukum,” ujarnya, Jumat (12/6).
Target aktivasi TTE di RSUD mencapai 1.539 pegawai. Hingga kini, 896 pegawai telah berhasil mengaktifkan dan menggunakan TTE. Pada tahap ketiga yang sedang berlangsung, Diskominfo menargetkan 638 pegawai lainnya segera memperoleh layanan serupa.
Kepala Diskominfo Kota Sukabumi, Endah Aruni, menambahkan penggunaan TTE bukan sekadar perubahan administratif, tetapi langkah strategis membangun tata kelola pemerintahan modern, efisien, transparan, dan akuntabel. “Pemanfaatan teknologi digital di pelayanan publik juga menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat,” tuturnya.





