Sebulan, BPBD Kabupaten Sukabumi Catat Kerugian Akibat Bencana Rp1,1 Milyar, Ini Datanya

Bencana Sukabumi
PENANGANAN : Petugas gabungan saat meninjau lokasi rumah warga di Kampung Cipetir, RW 01, Desa Cipetir, Kecamatan Kadudampit yang rusak akibat diguncang gempa bumi pada Senin (21/11) lalu.(FOTO : UNTUK RADAR SUKABUMI)

SUKABUMI — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, mengklaim ratusan bencana alam yang menerjang wilayah terluas ke dua se Pulau Jawa dan Bali, telah menelan jumlah kerugian materil hingga mencapai miliyaran rupiah. Dari semua jenis bencana alam ini, tanah longsor dan gempa bumi merupakan jenis bencana yang mendominasi di Kabupaten Sukabumi.

Kepala Pelalasana (Kalak) BPBD Kabupaten Sukabumi, Wawan Godawan Saputra didampingi Sub Koordinator Kesiapsiagaan Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Sukabumi, Agung Koswara Adiwiguna mengatakan, berdasarkan info grafis kejadian bencana alam yang tercatat di Pusdalop PB Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, terhitung sejak Selasa 1 November sampai Rabu 30 November 2022 ini, terdapat 102 kejadian bencana alam.

Bacaan Lainnya

“Dari ratusan bencana itu, paling banyak terjadi di Kabupaten Sukabumi adalah bencana tanah longsor dan yang kedua adalah bencana gempa bumi,” kata Agung kepada Radar Sukabumi pada Selasa (06/12).

Lebih lanjut Agung menjelaskan, dari 102 kejadian bencana ini, terdiri dari tanah longsor 54 kejadian, banjir sembilan kejadian, angin kencang 13 kejadian, gempa bumi 22 kejadian dan empat kejadian bencana pergerakan tanah. Sementara untuk dampak kejadian dari bencana alam itu, 1.038 kepala kelurga dan 2.383 jiwa menderita. “Sedangkan untuk jumlah pengungsinya ada 127 kepala keluarga dan 380 jiwa,” ujarnya.

Sementara untuk dampak kerusakan akibat bencana sepanjang November 2022, terdiri dari 1.017 rumah rusak
48 rumah terancam, 65 fasilitas umum dan sarana lainnya, mengalami kerusakan dengan jumlah kerugian ditaksir mencapai Rp1.118.500.000.

Pos terkait