PT Tang Mas Sukabumi Dzolimi Buruh

  • Whatsapp
Buruh PT Tang Mas
Buruh PT Tang Mas saat audensi dengan DPRD Kabupaten Sukabumi bersama dinas terkait untuk menuntut hak-haknya yang belum diselesaikan oleh pihak perusahaan.

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi, Hera Iskandar mengatakan, kedatangan LPPRI bersam Buser intinya meminta klarifikasi pertama terkait kebocoran data BPJS, kedua meminta penyelesaian mengenai hubungan perselisihan pekerja dengan perusahaan atau pun perselisihan industrial. Dimana, adanya 38 karyawan di bawah organisasi Busur yang haknya belum dipenuhi. “Kemudian mereka meminta kepada kita untuk segera membuat Perda Ketenagakerjaan,” kata Hera.

Menyoroti permasalah buruh dengan PT Tang Mas yang sudah berganti nama menjadi PT Star Food ini, dari hasil mediasi pergantian PT-nya Disnakertans tidak tahu, termasuk adanya PHK yang menjadi permasalahan.

Bacaan Lainnya

“Sehingga, tadi saya simpulkan DPRD akan melakukan kunjungan ke perusahaan tersebut dengan mengajak serta dinas-dinas terkait, yaitu Disnaker, Satpol PP. Kenapa Satpol PP, karena disitu apakah nanti ada pelangaran-pelanggaran yang sifatnya perizianan atau tidak,” paparnya.

Selain itu dari Dinas Perizinan. Kenapa perusahaan tersebut bisa beralih nama, sementara masih ada tunggakan dan permasalahan dengan karyawan sebelumya.

“Di dalam perjanjian perusahan dengan buruh, bulan Mei dicicil 18 bulan. Namun belum dibayar, padahal surat perjanjian itu bermaterai. Kita akan mempertanyakan kesana,” tandasnya.

Senada dengan Hera, Kepala Bidang PHI dan Syarat-syarat Kerja di Disnakertrans Kabupaten Sukabumi, Agus Muharram menambahkan, pihaknya akan melakukan kunjungan ke lapangan dengan instansi-instansi terkait.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *