” Sesuai tahapannya, tahun ini kita sudah membuat analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal). Tahun depan kita akan melakukan penyusunan DED,” ujarnya.
Rencananya, pembangunan pusat pemerintahan itu meliputi Sekretariat Daerah dan DPRD Kota Sukabumi dan seluruh SKPD. Sehingga nantinya semua terpusat di satu wilayah tersebut.
” Anggarannya memang cukup besar tapi kita lakukan secara bertahap. Gak mungkin dilakukan sekaligus, misal kita membuat infrastruktur pendukung dulu, seperti jalan atau jembatan yang menghubungkan ke jalan Lingkar Selatan,” ujarnya.
Dalam pendanaannya sendiri tentunya tidak akan mungkin mengandalkan dari APBD Kota Sukabumi. Tentunya harus meminta anggaran dari pemerintah pusat atau provinsi Jawa Barat.
” Kita tiap tahun juga terus mengusulkan ke pemerintah pusat dan provinsi. Tapi kondisinya pandemi ini, keterbatasan,” pungkasnya. (bal)






