Pembangunan Bukit Algoritma di Sukabumi Disoal Warga Cikidang, Ini Masalahnya

  • Whatsapp

SUKABUMI – Rencana pemerintah membangun Bukit Algoritma, di wilayah Kecamatan Cikidang Kabupaten Sukabumi, disoal warga sekitar. Sebab, warga mengaku tidak pernah ada sosialisasasi dan pemberitahuan, meskipun lahan milik PT Bintang Raya Lokalestari (BRL).

“Gak tau, kami sih berharap dikasih tau ya. Minimal keberadaaan Bukit Algoritma dapat meningkatkan kesejahteraan warga sekitar atau pekerjanya melibatkan warga,” singkat Haryati (42), warga Desa Pangkalan Kecamatan Cikidang,” ujarnya kepada Radar Sukabumi.

Bacaan Lainnya

Sementara itu, Direktur Utama PT Bintang Raya Lokalestari (BRL), Dhanny Handoko menegaskan, mega proyek pemerintah membangun Bukit Algoritma di wilayah Kecamatan Cikidang Kabupaten Sukabumi itu, berada di atas lahan perkebunan dan agrowisata milikya.
“Posisi dalam mega proyek pembangunan Bukit Algoritma tersebut saya hanya penyedia lahan dan rencananya pembangunan akan dulaksanakan di lahan 888 hektare (H),” kata Dhanny.

Ia menjelaskan, sekitar tahun 2017 lalu, saat itu ada tim searching committee yang terdiri dari Kementerian Pariwisata, Provinsi Jawa Barat (Jabar), dan Kabupaten Sukabumi mengajak dirinya untuk terlibat dalam proyek rintisan usulan KEK Provinsi Jawa Barat.

Menurutnya, lahan proyek yang akan dibuat seperti Silicon Valley di Amerika Serikat ini berada di lahan perkebunan milik PT Bintang Raya Lokalestari (BRL). Tersebar di kawasan Pasir Langkap, Cilentab dan Kubang, Kecamatan Cikidang.

“Kami hanya menyiapkan ruang atau lahan, memang di Sukabumi kan masih banyak tersedia ruangn Nah mudah-mudahan datang investor bersama ikut membangun Sukabumi maju. Kita disini PT Bintang Raya Lokaslestari, terdiri dari beberapa perusahaan perkebunan,” paparnya.

Dhanny mengaku sudah ada pemetaan yang dilakukan dalam perencanaan proyek yang direncanakan menghabiskan anggaran Rp18 triliun ini. Salah satunya yaitu pemetaan dengan menggunakan tekhnologi canggih. “Tapi hasilnya belum tahu,” tandasnya.

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *