Menurutnya, listrik ke kampung tersebut tinggal menunggu waktu saja. “Tahun ini ada 82 titik realisasi membuka jaringan listrik, salah satunya kampung itu (Jelegong). Untuk saat ini, pembukaan baru sampai wilayah Ciemas, jadi sebetulnya kalau sudah pemasangan tiangnya, itu pertanda akan segera teraliri listrik,” jelas Wiwin.
Masalah lamanya pembangunan antara pemasangan tiang dan pemasangan aliran, dirinya menjelaskan karena PLN memberikan proyek pembangunan listrik ke pedesaan ke dua perusahaan. Antara pemasangan tiang dan penarik jaringan berbeda-beda pemborong.
Saat ditanya apakah target 2017 akan bisa selesai, dirinya memastikan bahwa listrik ke kampung tersebut harus menyala tahun ini. Kalaupun tidak, dirinya akan menekan para pemborong untuk segera disesaikan.
“Kami (PLN. red) pastikan listrik ke kampung ini bisa dirasakan, kalaupun tidak PLN akan berusaha memperingarkan kepada pemborong,” tukasnya.(ryl/hnd)





