Nenek di Sukabumi Cari Keadilan, Cucunya Dirudapaksa Lapor Polisi, Malah Dipolisikan

Yoseph Luturyali
Kuasa hukum SAI, Yoseph Luturyali saat diwawnacara sejumlah wartawan di Halaman Mapolres Sukabumi Kota, Jumat (20/1).

SUKABUMI – Nasib malang, menimpa salah seorang nenek berinisial SAI (61 tahun) warga Kecamatan Warudoyong, berupaya mencari keadilan hukum bagi cucunya karena menjadi korban pemerkosaan. Alih-alih mendapat keadilan, SAI malah kembali dipolisilan keluarga pelaku.

Kuasa hukum SAI, Yoseph Luturyali mengatakan, tersangka pemerkosaan merupakan paman korban berinisial RP (37).

Bacaan Lainnya

“Diketahui, peristiwa pemerkosaan itu terjadi pada 12 Oktober 2022 lalu. Tersangka sudah ditangkap Sat Reskrim Polres Sukabumi Kota, namun sudah hampir tiga bulan ini, kasus itu belum juga masuk ke meja persidangan,” kata Yoseph kepada Radar Sukabumi, Jumat (20/1).

Ironisnya, lanjut Yoseph, di tengah proses mencari keadilan bagi cucunya, SAI tiba-tiba dilaporkan balik keluarga tersangka ke Polres Sukabumi Kota dengan dugaan penganiayaan atau pengeroyokan terhadap RP.

Bahkan, baru ini SAI sudah menjalani pemeriksaan sebagai saksi terlapor di Unit PPA Sat Reskrim Polres Sukabumi Kota.

“Kami dalam memberikan keterangan itu memang merasa kaget dari awal. Dilaporkan di Unit I Reskrim yang mana kasus yang dilaporkan adalah Pasal 351 penganiayaan dan pengeroyokan Pasal 170,” ujarnya.

Kendati demikian, sambung Yuseph, SAI akan mengikuti proses hukum itu meski tengah memperjuangkan keadilan bagi sang cucu yang mendapatkan kekerasan seksual. “Kami akan ikut perkembangan selanjutnya,” ucapnya.

Yoseph menerangkan, peristiwa dugaan pengeroyokan terjadi pada 15 Oktober 2022 lalu sekira pukul 19.00 WIB dan berkaitan erat dengan peristiwa pemerkosaan kepada bocah usia 8 tahun.

Kasus pemerkosaan yang dilakukan RP mengundang amarah warga hingga terjadi dugaan pengeroyokan.

“Karena namanya kasus seperti ini mengundang reaksi semua pihak, lalu pada akhirnya masa berdatangan dan terjadilah itu (dugaan pengeroyokan). Akhirnya tidak terima dengan perlakuan tersebut, tersangka ini minta tolong ke orang tuanya dan membuat laporan ke polisi,” terangnya.

Pos terkait