BERITA UTAMAKABUPATEN SUKABUMI

Nelayan Ujunggenteng Ditemukan Membusuk di Pantai, Begini Kronologisnya

×

Nelayan Ujunggenteng Ditemukan Membusuk di Pantai, Begini Kronologisnya

Sebarkan artikel ini
EVAKUASI : Petugas gabungan saat mengevakuasi jasad  Supyadin (50) warga Kampung Cihaur, RT 51/12, Desa Purwasedar, Kecamatan Ciracap, yang tewas di sekitaran Muara Ciroyom, Kecamatan Cibitung, Jumat (26/02/2021).(FOTO : FOR RADAR SUKABUMI)

Lebih lanjut Asep menjelaskan, saat ini belum dapat diketahui secara pasti penyebab kematian korban. Namun dugaan sementara korban meninggal karena penyakit yang dideritanya. Pasalnya,, keluarga korban mengaku bahwa korban ini memiliki penyakit asma yang sudah manahun. “Selain itu, saat ditemukan pada jasad korban, tidak ditemukan luka yang disebabkan akibat benda tumpul atau benda tajam maupun luka akibat kekerasan. Iya, proses evakuasi cukup lama, karena lokasinya cukup jauh. Korban berhasil kita evakuasi ke darat sampai sekitar pukul 15.10 WIB,” bebernya.

Bank bjb Tandamata

Sementara itu, Humas SARDA Pos Ciracap, Noyief Naretsya kepada Radar Sukabumi mengatakan, korban telah pergi melaut dari PantinUjunggenteng, Kecamatan Ciracap. Setelah itu, ada nelayan lainnya yang kembali ke darat dan melaporkan kepada Ketua HNSI Ujunggenteng. “Setelah itu, Pak Asep langsung menembuskan ke tim pencarian,” katanya.

Kuat dugaan korban, meninggal karena panyekit asma. Lantaran, menurutunya saat ini kondisi periaran laut Selatan Sukabumi, tengah terjadi bibit slikon tropis. “Iya, kalau menurur prediksi dari BMKG, bahwa bibit slikon tropis itu, merupakan sumber cuaca ekstrim. Jadi, kemungkinan kalau penyakit asma itu kan, jika kedinginan, apalagi pada malam hari penyakitnya itu selalu kambuh,” imbuhnya.

Pihaknya menambahkan, tim gabungan yang melakukan evakuasi jasad korban ini, diantaranya P2BK BPBD Kecamatan Ciracap, PRPS Palabuhanratu, RAPI Jawa Barat, SARDA POS Ciracap, Ketua HNSI Kecamatan Ciracap dan nelayan.