BERITA UTAMAKOTA SUKABUMI

Melihat Nasib Warga Korban Rencana Pembangunan Double Track di Lahan PT KAI

×

Melihat Nasib Warga Korban Rencana Pembangunan Double Track di Lahan PT KAI

Sebarkan artikel ini
korban penggusuran rumah, Yoyoh Rohaeni didampingi Ketua RT 05, Hendra Hermawan menunjukan surat kepada Walikota Sukabumi dan DPRD Kota Sukabumi. Foto:ikbal/radarsukabumi

Yoyoh yang didamping oleh Ketua RT 05 terus mengeluarkan seluruh unek-uneknya. Yoyoh mengaku untuk makan pun harus mengandalkan anaknya yang menjadi tukang kebersihan di wilayah RW 02. ” Ibu ge dibiayaan ku murangkalih, mun aya ge sahari teh 20 rebu. Mana ayena kudu ngontrak. Acirnas ge teu gaduh,” katanya sambil kembali meneteskan air mata.

Wanita yang memilik KTP Kota Sukabumi pun sangat berharap ada rumah yang bisa ditempatinya. Hasil nanti ganti rugi bisa disewakan rumah tapi itupun kalau bisa difasilitasi oleh pemerintah. ” Ya biar murah, pak Wali bantu kami,” katanya.

Bank bjb Tandamata

Sementara itu, Ketua RT 05 RW 02 Kelurahan Benteng Kecamatan Warudoyong, Hendra Hermawan mengaku bingung dengan nasib warganya. Ibu Yoyoh ini hanya sebagian kisah dari warga lainnya. ” Saya juga bingung harus seperti apa, kasihan melihat mereka. Makanya saya minta pertolongan kepada pak Wali,” ujarnya.

Bahkan Hendra bersama warga lainnya sudah mencari solusi ingin ada relokasi untuk warganya. Kebetulan tidak jauh dari warga Rw 02 , ada tanah milik pemerintah yang kosong yakni di Kampung Brunei Kelurahan Benteng. “

Makanya kita sudah kirim surat ke pak wali dan ketua DPRD untuk bisa membantu warga yang memang memerlukan pertolongan dari pemerintah,” pungkasnya. (*)