Jaenudin Sentil Ridwan Kamil Soal Kesenian dan Kebudayaan

  • Whatsapp
Anggota Pansus IX Revisi Perda RPJMD DPRD Provinsi Jawa Barat, M Jaenudin

SUKABUMI – Perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Barat terhadap seni dan budaya, nampaknya masih jauh dari harapan. Hal ini disampaikan Serketaris Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, M Jaenudin.

Menurut politisi PDI Perjuangan ini, ketidak berpihakan pemerintah terhadap seniman dan budayawan bisa dilihat dengan minimnya sarana dan prasarana sebagai ruang untuk mengekspresikan diri. “Dari sisi anggaran saja, alokasinya kecil sekali bahkan nyaris bisa dikatakan tidak terlihat,” beber Jaenudin kepada Radar Sukabumi, Minggu (7/2).

Bacaan Lainnya

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil pun dinilainya tak serius dalam merawat dan mebuat perencanaan bagi keberlangsungan para pelaku seni dan budaya. Hal ini bisa dilihat dari beberapa fasilitas yang terbengkalai.

“Misalkan saja Gedung Kesenian di Sumedang yang roboh. Ditambah lagi dengan mangkraknya Gedung Kebudayaan di Subang. Padahal, gedung tersebut menelan anggaran cukup besar. Ini salah satu contoh perencanaan yang asal-asalan,” bebernya.

Ia pun menilai apa yang dilakukan Gubernur Jabar saat ini, hanya sekedar like service saja. Sedangkan pada faktanya, masih banyak kebutuhan fasilitas kesenian dan kebudayaan yang tidak terpenuhi.

“Padahal seni dan budaya ini merupakan aset berharga bagi Pemprov Jabar yang harus dirawat dan difasilitasi kebutuhannya. Jangan sampai, para seniman dan budayawan tidak memiliki fasilitas untuk mengekspresikan dirinya,” pinta Jaenudin.

Jika dalam tataran kebijakan dan perencanaan benar-benar serius, maka kesenian dan kebudayaan yang ada, selain bisa dilestarikan juga akan membawa keuntungan bagi pemerintah. Salah satunya mendatangkan wisatawan baik lokal, regional maupun mancanegara.

“Kita bisa berkaca ke daerah lain yang mampu mengelola potensi pariwisata yang dipadukan dengan kearifan lokal melalui seni dan budayanya, tapi mempu menjadi daya tarik tersendiri,” tutupnya.(nur)

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *