BERITA UTAMAPemerintah Kota Sukabumi

Dishub Kota Sukabumi Akan Layangkan Surat, Jalur Lingsel Bahayakan Pengendara Bermotor

×

Dishub Kota Sukabumi Akan Layangkan Surat, Jalur Lingsel Bahayakan Pengendara Bermotor

Sebarkan artikel ini
Jalan Lingkar Selatan Sukabumi
Kondisi Jalan Lingkar Selatan yang sudah beberapa bulan rusak, Kamis (9/12). FT: BAMBANG/RADARSUKABUMI

WARUDOYONG – Jalan Jalur Lingkar Selatan (Lingsel), Kota Sukabumi, kembali rusak sehingga para pengendara yang melintas harus ekstra berhati-hati ketika melintas di jalan yang berstatus milik Provinsi Jawa Barat tersebut.

Dari informasi yang dihimpun Radar Sukabumi, kerusakan terjadi sudah lebih dari dua bulan setelah sebelumnya sempat diperbaiki namun tidak bertahan lama lantaran banyak kendaraan bermuatan berat melintasi jalan tersebut. Selain banyak ditemukan lubang dengan diameter cukup besar, juga badan jalan dipenuhi batu kerikil yang berserakan.

Bank bjb Tandamata

“Pada Senin malam saya kecelakaan di Jalur Lingkar Selatan tepatnya depan terminal karena kendaraan terperosok lubang dengan diameter besar hingga terjatuh dan mengalami luka-luka dibagian tangan dan kaki. Motor saya juga rusak parah,” keluh salah seorang pengendara Agus (30) kepada Radar Sukabumi, Kamis (9/12)

Agus mengulas, kecelakaan yang menimpanya itu terjadi saat hujan, sehingga lubang yang terdapat di badan jalan tidak nampak. Alhasil, ketika hendak menyalip kendaraan lainnya motor terperosok ke dalam lubang hingga jatuh dan terpental.

“Ya, karena tidak terlihat ada lubang. Waktu mau menyalip kendaraan roda empat, motor saya masuk lubang hingga terjadi kecelakaan,” ulasnya.

Agus menyayangkan, pemerintah tidak segera memperbaiki kondisi ruas Jalur Lingkar Selatan yang saat ini kondisinya rusak. Padahal, jalan tersebut menjadi perlintasan kendaraan bermuatan berat.

“Kami minta pemerintah terkait agar segera memperbaiki jalan ini untuk mengantisipasi kecelakaan lalu lintas. Karena kondisinya sangat membahayakan para pengendara khususnya roda dua,” paparnya.

Hal senada diungkapkan pengendara lainnya, Udep Daelani (35) juga mengaku nyaris terjadi kecelakaan saat melintas di jalan tersebut karena banyak lubang menganga dan batu kerikil.

“Kalau malam hari ditambah turun hujan lubang yang banyak terdapat di banda jalan ini tidak terlihat sehingga saya juga sempat mau kecelakaan untuknya masih bisa mengendalikan kendaraan. Karena itu, saya harap pemerintah segera merespon keluhan para pengendara dan segera memperbaiki jalan ini untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Jangan sampai terkesan ada pembiaran,” harapnya.