Sedangkan untuk saluran air untuk mengairi lahan pertanian ada 13 saluran yang rusak berat dan 19 saluran air yang mengalami kerusakan ringan,” paparnya.
Wawan menegaskan, dalam menghadapi bencana alam yang terjadi pada cuaca ekstrim ini, BPBD Kabupaten Sukabumi telah melakukan kesiapsiagaan dari semua sisi, baik dari sisi personel, peratalatn dan lainnya.
“Antisipasi hal-hal yang mungkin terjadi pada saat kejadian bencana alam, termasuk BPBD dalam waktu dekat akan melakukan apel kesiagaan bencana hidrometeorologi,” ujarnya.
Pihaknya juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap waspada dimanapun dan kapan pun. Hal itu agar terhindar dari kejadian yang tidak diinginkan, mengingat cuaca terus menerus hujan dengan intensitas tinggi.
“Tetap waspada ketika melihat ataupun kalau ada hujan dengan intensitas tinggi lebih dari 1 jam.
Selain itu, harus melakukan upaya-upaya melihat di sekitar lingkungan, terutama bagi masyarakat yang tinggal di bantaran sungai, kemudian juga yang tinggal di tempat-tempat yang sekiranya dapat terjadi potensi bencana,” pungkasnya.
Sementara itu, Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi bencana di tengah tingginya intensitas hujan.
Hal tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah untuk mengantisipasi hal tersebut. “Cuaca ekstrim yang melanda di beberapa daerah menjadi perhatian kita semua untuk tetap waspada, termasuk masyarakat di Sukabumi,” ujarnya.
Dengan cuaca ekstrim ini kata Fahmi memunculkan bencana yang tidak diduga, seperti angin kencang, banjir maupun tanah longsor.
“Kita harus tetap waspada terhadap berbagai kemungkinan terjadinya bencana,” ungkapnya.
Dalam mengantisipasi dan menangani kejadian bencana ini, dibutuhkan kerjasama semua elemen, termasuk masyarakat. Sehingga dalam penangannnya pun bisa dilakukan secara bersama-sama.
“Jangan hanya sekedar saling menyalahkan, apalagi mencaci-maki. Longsor, banjir dan rumah roboh dengan berbagai sebabnya menjadi tiga besar musibah yang dihadapi saat ini,” kata Fahmi.
Bahkan pemerintah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi terus melakukan mitigasi bencana dengan mengedukasi masyarakat.






