BERITA UTAMAKABUPATEN SUKABUMI

Bangunan Tower PT Indosat  Diprotes Warga Kalapacondong Sukabumi

Terlebih lagi, saat pembangunan pihak perusahaan tidak melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada warga ring satu atau warga terdampak.

“Seharusnya, sebelum ada pembangunan pihak perusahaan sosialiasi kepada warga terdampak secara menyeluruh serta dihadiri oleh Muspika setempat.

Namun, ini faktanya tidak ada. Hanya saja pihak perusahaan telah meminta izin lingkungan kepada warga yang lokasi rumahnya sangat jauh dengan lokasi tower dengan jarak sekitar satu kilometer lebih,” paparnya.

Hal serupa dikatakan, Enih Haryati (32) warga Kampung Kalapacondong, RT 31/9, Desa Sudajaya Girang, Kecamatan Sukabumi. Ia bersama warga lainnya merasa geram dengan sikap perusahaan yang tidak melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada warga sebelum melakukan pembangunan tower tersebut.

“Warga proses karena berdirinya tower ini tidak memiliki izin lingkungan, khususnya dari warga yang lokasinya berdekatan dengan tower atau ring satu. Iya, kita tahu-tahu saja sudah berdiri seperti ini,” katanya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, sebelumnya, pihak perusahaan akan mendirikan tower pada 2019 silam di titik A yang lokasinya masih berada di kampung tersebut. Namun, karena ada satu warga yang menolak, akhirnya pihak perusahaan menidirikan tower di titik B.

Namun, ironisnya dalam proses pembangunan tower itu, tidak meminta izin kepada warga terdampak.

“Saat pihak perusahaan hendak mendirikan tower di titik A, kami langsung mendatangi ke kantor desa.

Namun, tidak ditanggapi. Setelah itu, tower tersebut langsung berdiri di titik B tanpa informasi yang jelas,” tandasnya.

Laman sebelumnya 1 2 3Laman berikutnya
Tags
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button