Sebelumnya, mayat AF ditemukan warga terkapar digang pada Sabtu dini hari. AF ditemukan tidak bernyawa dengan kondisi penuh luka akibat sabetan senjata tajam. Warga yang melihat mayat tersebut langsung menghubungi kepolisian, hingga akhrinya polisi mengevakuasi jenazah ke RSUD Sekarwangi Cibadak.
Dari keterangan polisi, AF merupakan korban tawuran antar SMK, yakni SMK Pertanian Cibdak dan SMK Teknika Cisaat.
Kala itu, tawuran terjadi pada Sabtu dini hari sekitar pukul 01:00 WIB. Siswa dari kedua SMK itu janjian untuk melakukan tawuran yang jenjian di dekat jembatan Pamuruyan Cibadak.
Berdasarkan keterangan warga memang sebelumnya warga sempat mendengar keributan sebelum melihat korban terkapar penuh darah sekitar 10 meter dari ruas jalan Nasional Cibadak-Jakarta. Adapun ciri-cirinya korban mengenakan kemeja lengan panjang hijau tua dengan celana olahraga. (upi/d)






