BERITA UTAMAKABUPATEN SUKABUMI

Jalan Palabuhanratu Sukabumi Masih Lumpuh Diterjang Longsor,  Alat Berat Malah Ikut Mogok

×

Jalan Palabuhanratu Sukabumi Masih Lumpuh Diterjang Longsor,  Alat Berat Malah Ikut Mogok

Sebarkan artikel ini
Longsor Sukabumi
EVAKUASI : Suasana personel gabungan dari kepolisian dan unsur terkait lainnya saat melakukan evakuasi di di kampung Cikananga, Desa Pasir Suren, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi yang menutup akses jalan nasional masih belum berhasil di evakuasi. Selasa, (13/12).(foto : Nandi/ist Radar Sukabumi)

SUKABUMI — Hingga menjelang siang material longsor di kampung Cikananga, Desa Pasir Suren, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi yang menutup akses jalan nasional masih belum berhasil di evakuasi. Selasa, (13/12).

Pantauan dilapangan material longsor berurpa tanah, batu kecil dan pohon masih menutup seluruh badan jalan hingga membuat arus lalulintas dari arah Palabuhanratu menuju Sukabumi maupun arah sebaliknya masih tersendat.

Bank bjb Tandamata

Tim gabungan dari berbagai unsur baik dari BPBD, Polisi, TNI, dan unsur terkait lainnya masih berjibaku melakukan pembersihan dengan manual terhadap material longsor.

Kasat Sabhara Polres Sukabumi AKP Roni Haryanto mengatakan, sejak malam puluhan personel kepolisian dari Samapta telah diterjunkan untuk membantu proses evakuasi material longsor, mengingat alat berat yang telah berada lokasi mengalami mogok atau trouble.

“Alat berat iada di lokasi dari semalam sesaat setelah kejadian longsor sekitar, semalam sempat bekerja membantu evakuasi, tiba-tiba mengalami trouble, informasi didapat, semalam alat berat itu mengalami pecah ban,” ungkapnya.

“Untuk itu hari ini kita membantu membersihkan puing-puing atau pun memotong pohon-pohon yang tumbang, serta membantu mengatur arus lalulintas agar (pengendara) tidak mengambil ke kanan serta pelambungan-pelambungan jalur,” sambungnya.

Untuk kendala alat berat, kata Roni lagi masih mengalami trouble, dan saat ini satu alat berat tambahan sedang diupayakan dab dalam perjalan dari Pangleseran dengan pengawalan personel menuju lokasi kejadian.

“Alat berat ini satu semalam sudah ada di sini lakukan evakuasi, namun terjadi ada trouble, sekarang masih ada perbaikan-perbaikan, kami masih koordinasi terus untuk mendatangkan kembali alat berat, agar arus lalulintas segera berjalan dari dua arah,” jelasnya.

“Untuk sementara ini masih dilakukan manual bersama masyarakat sekitar dan unsur lainnya yang terlibat dalam proses evakuasi ini,” tandasnya.