Pilkada Kota Sukabumi

Andri: Relawan Faham Tanpa Pamrih

×

Andri: Relawan Faham Tanpa Pamrih

Sebarkan artikel ini

SUKABUMI— Relawan pasangan bakal calon (balon) Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi dan Andri Hamami yang dikenal sebutan Faham sudah semakin mantap untuk melaju di Pilwalkot 2018 mendatang. Bentuk dukungan dari berbagai elemen masyarakat yang terbentuk dalam sebuah komunitas relawan sudah mulai menjamur. Bahkan relawan-relawan yang katanya tanpa diberikan apa-apa atau gratis menyatakan sudah bersatu dan siap untuk memenangkan Faham di pemilihan kepada daerah, mendatang.

“Saat ini sudah terbentuk kurang lebih seluruh komunitas relawan baik itu dari saya (Andri red) ataupun kang Fahmi. Relawan itu tidak diberikan apa-apa mereka murni ingin mendorong kita untuk membenahi Kota Sukabumi,” ujar kandidat Wakil Walikota Sukabumi, Andri Hamami saat dihubungi melalui telepon seluler, kemarin (27/9).

Bank bjb Tandamata

Terbentuk relawan-relawan itu kata Andri bukan hanya untuk pemenangan Faham saja. Tapi mereka juga memberikan masukan permasalahan- permasalahan Kota Sukabumi, juga mencari solusinya. “Tidak untuk memenangkan saja, kita juga butuh informasi permasalahan di Kota ini, apalagi mereka itu gesrut yang mengetahui kondisi permasalahan dilapangan. Kita juga mencari solusi untuk pemecahan masalahnya,” jelasnya.

Saat ini masyarakat Kota Sukabumi ternyata ingin dilibatkan juga untuk ikut serta dalam Pilwalkot. Makanya mereka membentuk relawan, apalagi masyarakat Kota Sukabumi sudah cerdas dalam menentukan pilihan. “Kita sudah sering diskusi dengan mereka dan relawan itu sudah satu pandangan dengan kita. Kita juga harus meninggal relawan pragmatis, kita mulai berpikir menata permasalahan kota untuk kebaikan,”ujarnya.

Andripun menegaskan relawan yang terbentuk itu tidak dibayar oleh dirinya. Dirinya akan mencoba merubah pola pikir para relawan untuk menjadi relawan yang bisa memberikan kebaikan untuk Kota Sukabumi. “Kondisi intelektual masyarakat Kota Sukabumi itu sudah cukup bagus. Mereka sudah bisa menempatkan diri kepada siapa sosok yang bisa memberikan kebaikan tanpa pragmatisme,” jelasnya.

Dalam relawan yang sudah tebentuk itu, kata Andri tidak hanya dari kalangan masyarakat biasa tapi juga orang-orang pintar seperti akademisi. “Mereka itu sudah digodok dari awal, kita banyak berdiskusi tentang permasalahan di Kota Sukabumi,” ungkapnya.

Sementara itu, untuk Surat Keputusan (SK) dari DPP kedua masing-masing partai memang belum keluar. Tapi kedua partai sudah secara langsung memberikan rekomendasi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi. “Sudah disampaikan, tinggal penetapan saja,” pungkasnya. (bal)