RAMADAN – Bulan suci Ramadan 1440 Hijriah memberi berkah bagi para penjual kelapa muda di Pasar Tradisional Sukaraja, Desa Pasrihalang, Kecamatan Sukaraja. Pasalnya, saat bulan suci Ramadan omzet mereka naik berkali lipat.
Seorang pedagang kelapa muda, Mumun Muhaemunah (48) mengatakan, saat Ramadan es kelapa muda merupakan salah satu minuman yang cukup banyak dicari untuk sajian berbuka puasa.
“Untuk pendapatan berjualan es kelapa selama bulan Ramadan meningkat pesat dari hari biasanya,” jelas Mumun kepada Radar Sukabumi, kemarin (12/5).
Saat memasuki bulan suci Ramadan, sambung Mumun, setiap hari dirinya bisa menjual kelapa muda sebanyak 20 hingga 30 buah. “Kalau dibulan biasanya, paling juga laku 10 buah,” imbuhnya.
Dari menjual 30 buah kelapa muda, papar Mumun, dalam sehari dirinya dapat meraup keuntungan bersih lebih dari Rp130 ribu. “Saya jual perbuahnya Rp10 ribu. Sedangkan untuk pergelasnya Rp6 ribu,” ujarnya.
Selama Ramadan, peminat kelapa muda sangat tinggi. Hal ini, membuat dirinya sibuk jika telah berhadapan dengan pembeli. “Sebelumnya saya memiliki warung sendiri, karena ini bulan Ramadan saya jual lagi kelapa muda. Karena saya pikir di bulan Ramadan itu peminat kelapa muda sangat banyak,” paparnya.
Ia menambahkan, kelapa muda yang ia jual berasal dari daerah Kecamatan Gegerbitung. “Lumayan buat tambahan pemasukan. Ya, rencananya saya akan buka setiap hari meskipun setelah habis puasa. Karena saya lihat peminatnya banyak sekali,” tuturnya.
Sementara itu, seorang warga Kampung Babakan Pamoyanan, Desa Bojongsawah, Kecamatan Kebonpedes, Didi Supriadi (28) mengaku sengaja membeli es kelapa muda di pasar untuk sajian berbuka puasa. “Selain air kelapanya enak dan segar, harganya juga murah,” pungkasnya. (Den/d)






