Strategi dalam Menanggulangi Masalah Brain Drain di Indonesia
Apa yang dilakukan pemerintah China untuk membalikkan brain drain menjadi brain gain? Salah satunya melalui program Thousands Talent Program, pemerintah China menawarkan subsidi khusus bagi profesional brilian yang mau pulang kampung. Selain mendapat gaji rutin di perusahaan dalam negeri, mereka juga diberi tunjangan tambahan.
Kini Indonesia juga banyak mengirimkan anak mudanya untuk belajar luar negeri dengan harapan kembali ke Indonesia untuk membangun Indonesia. Ini adalah strategi investasi sumber daya manusia.
Namun, kebijakan pengiriman warga belajar ke luar negeri harus diimbangi dengan kebijakan pemaksaan warga negara untuk kembali ke Indonesia setelah menyelesaikan studinya.
Selain itu, diperlukan lebih banyak dukungan bagi warga negara yang telah kembali ke Indonesia untuk mengembangkan ilmunya. Rospriandana berpendapat dalam karya ilmiahnya, “Jika Indonesia mampu membiayai pengiriman orang-orang pintar ke luar negeri tetapi tidak mampu membiayai lembaga pendidikan tinggi dan penelitian nasional maka mungkin benar orang pintar di Indonesia tidak dihargai.”
Untuk mencegah brain drain, diperlukan kebijakan khusus dalam pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan. Dalam mengurangi dampak negatif dari brain drain, perlu ditumbuhkan semangat kebangsaan. Penanaman jiwa nasionalisme terbukti mampu membawa beberapa negara ke arah yang lebih baik dan brain drain berpihak pada negara asal.
India dan Cina telah menekankan nasionalisme tingkat tinggi pada warganya dengan cara menanamkan semangat nasionalisme. India dan Cina dapat memastikan bahwa mereka akan mampu membangun ekonomi negaranya yang lemah menjadi lebih baik.
Jadi, jika brain drain terus terjadi dampaknya akan buruk bagi Indonesia. Indonesia akan kekurangan sumber daya manusia yang berkualitas.
Akibatnya Indonesia akan tertinggal dengan negara lain baik dari segi ekonomi, sosial dan pengetahuan. Berdasarkan dampak brain drain di Indonesia maka pemerintah perlu melakukan strategi untuk bisa mengembalikan sumber daya manusia yang potensial ke tanah air. Oleh karena itu, perlu adanya kebijakan yang mendukung pengembangan sumber daya manusia dalam negeri.
Salah satu caranya dengan memberikan insentif yang layak untuk pengembangan ilmu pengetahuan. Selain itu, dengan menanamkan jiwa nasionalisme yang tinggi bagi WNI untuk membangun negaranya sendiri menjadi lebih maju. Strategi reserve brain ini sudah diterapkan oleh India dan Cina sehingga berhasil mempercepat kebangkitan industrinya. ***




