POLITIKPolitik Kabupaten SukabumiPolitik Kota Sukabumi

TNI dan Polri Siap Jaga Kondusifitas

×

TNI dan Polri Siap Jaga Kondusifitas

Sebarkan artikel ini
ANTUASIAS : Ratusan Babinsa dan Bhabinkamtibmas se wilayah Kota dan Kabupaten Sukabumi serta Kabupaten Cianjur, saat mengikuti pengarahan dari Kapolda Jawa Barat dan Pangdam III/Siliwangi.

POLITIK SUKABUMI — Ratusan Bintara Pembina Desa (Babinsa) dan Bintara Pembinanaan dan Keamanan, Ketertiban, masyarakat (Bhabinkamtibmas) se wilayah Kota dan Kabupaten Sukabumi serta Kabupaten Cianjur, mengikuti pengarahan pengamanan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) menjelang pemilihan umum (Pemilu) Pilpres dan Pileg 2019 di Gedung Anton Soedjarwo Setukpa Lemdikpol, Jalan Raya Bhayangkara, Kelurahan Karamat, Kecamatan Gunung Puyuh, Kota Sukabumi, kemarin (11/4).

Kegiatan yang bertajuk, Netralitas TNI ini, dihadiri oleh Pangdam III/Siliwangi Mayjend TNI Tri Soewandono dan Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Agung Budi Haryoto dan lainnya. Dua pimpinan intuisi tersebut, telah memberikan pengarahan kepada para Babinsa dan Bhabinkamtibmas dalam pengamanan menjelang pesta demokrasi.

Bank bjb Tandamata

“Saya ucapkan banyak terima kasih kepada jajaran anggota TNI dan Polri, terkait situasi kondusifitas Kamtibmas diwilayah Jawa Barat yang sampai saat ini masih aman dan kondusif terutama jelang Pemilu 2019,” jelas Pangdam III/Siliwangi Mayjend TNI Tri Soewandono.

Dalam menjaga kondusifitas wilayah, pihaknya menghimbau kepada seluruh personil TNI dan Polri agar meningkatkan kewaspadaannya dan tidak cepat terpropokasi.

Untuk itu, dalam melaksanakan tugasnya dilapangan TNI dan Polri harus sesuai dengan Standard Operating Procedure (SOP). Sehingga, dalam kiprahnya bisa dipertanggungjawabkan.

“TNI dan Polri harus mengantisipasi terjadinya pelanggaran pemilu. Seperti, money politik. Selain itu, kita juga harus mengantisipasi kampanye politik di tempat ibadah dan antisipasi masa tenang jelang pencoblosan.

Hal ini, harus dilakukan karena wilayah Provinsi Jawa Barat merupakan jumlah DPT terbanyak. Sehingga, banyak kepentingan politik diwilayah Jawa Barat,” tandasnya.

Sementara itu, Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Agung Budi Haryoto mengatakan, dua lembaga ini harus mengantisipasi adanya penyebaran informasi hoak dan perang informasi di media sosial yang kerap dijadikan kepentingan politik.

“Apabila terjadi suatu permasalahan di daerah, maka Bhabinsa dan Bhabinkamtibmas harus segera mengecek kebenaran permasalahan tersebut dan harus menyelesaikannya,” katanya.

Sebab itu, TNI dan Polri harus menjaga kekompakan untuk menjaga terciptanya situasi Kamtibmas yang kondusif. “Lakukan pelatihan TNI dan Polri terkait pengamanan Pemilu 2019. Ya, intinya kita harus mengamankan kotak suara dan harus dipertanggungjawabkan,” bebernya.

Sementara itu, Dandim 0622/Kabupaten Sukabumi, Letkol Haris Sukarman mengatakan, pihaknya berjanji bahwa, pasukan TNI di bawah naungan Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi, akan selalu siap mengamankan jalannya Pemilu serentak pada 17 April 2019 mendatang.

Selain itu, dirinya juga menekankan bahwa TNI akan tetap menjaga netralitas dalam Pemilu tahun ini.

“TNI dan jajaran siap mengamankan pemilihan legislatif dan pemilihan presiden tahun 2019. Selain itu, kami menekankan bahwa politik TNI adalah politik negara, TNI netral dalam pelaksanaan Pileg maupun Pilpres 2019,” katanya.

Menurut Haris, TNI juga bertanggung jawab menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Sebab itu, Haris memastikan jika ada pihak-pihak yang berusaha mengganggu keutuhan negara, maka TNI siap akan melawannya.

“Jika ada yang mengganggu stabilitas politik, jalannya demokrasi, mengganggu NKRI, Pancasila, UUD 1945 dan menganggu Bhineka Tunggal Ika, maka akan berhadapan dengan TNI,” pungkasnya. (den/d)