BERITA UTAMAKABUPATEN SUKABUMI

Sehari, Cikembar Hasilkan 5 Ton Sampah

CIKEMBAR — Camat Cikembar Tamtam Alamsyah mengatakan Kecamatan Cikembar, dalam seharinya menghasilkan sampah lebih dari 5 ton. Sampah memang menjadi hal yang tidak bisa lepas dari kehidupan manusia.

Misalnya saja, ketika masyarakat selesai makan, pasti akan menghasilkan sampah, baik itu sampah sisa bungkus makanan maupun minuman.

“Seperti untuk karyawan pabrik saja, di Kecamatan Cikembar lebih dari 2 ribu buruh dalam seharinya mereka membuang sampah sebanyak 1 kilogram dari satu buruhnya.

Jadi dalam sehari para buruh saja sudah menghasilkan sampah 2 ton, belum lagi sampah yang dihasilkan dari sampah rumah tangga,” jelas Tamtam kepada Radar Sukabumi, kemarin (11/4).

Apabila tumpukan sampah ini, tidak dikelola dengan baik, maka dapat menyebabkan bencana alam. Seperti, pencemaran lingkungan dan bencana banjir jika menyumbat di saluran air.

“Meski saat ini, bahaya sampah belum menyebabkan kerusakan kelingkungan, namun jika tidak segera disikapi dengan baik, maka masa depan lingkungan akan terancam tercemar oleh sampah,” imbuhnya.

Untuk itu, pihaknya berencana akan memanggil seluruh perusahaan di wilayah Kecamatan Cikembar untuk melakukan musyawarah dan menyamakan persepsi soal penanggulangan bahaya sampah.

Terlebih, saat ini tumpukan sampah yang berada di wilayah Kecamatan Cikembar, hanya dipungut oleh sejumlah petugas dinas kebersihan yang dinilai belum maksimal. Lantaran, terkendala oleh sarana dan prasarana yang belum memadai. Seperti, minimnya mobil pengangkut sampah.

“Tumpukan sampah ini, bukan hanya berasal dari sampah karyawan pabrik saja. Tetapi saat buruk pabrik pulang ke kontrakannya, maka jangan sampai sampah ini dibuang ke sungai dan dapat mengakibatkan banjir.

Ya, saat ini sampah hanya diambil oleh petugas dari dinas kebersihan. Insya Allah kedepannya harus ada keterlibatan semua elemenm baik dari pihak perusahaan maupun warga sekitar,” paparnya.

Selain itu, pihaknya juga berencana akan melakukan kerjasama dengan seluruh desa yang ada di Kecamatan Cikembar untuk melakukan daur ulang sampah.

Seperti, membuat bank sampah, mengubah sampah menjadi nilai rupiah melalui kerajinan tangan. Bahkan, kedepannya ia berencana akan memaksimalkan proses pengolahan dan mengubah sampah menjadi energi listrik.

“Sampah yang ada di Kecamatan Cikembar ini, setiap harinya selalu dibuang ke TPS yang lokasinya berada di wilayah Desa Sukamulya, Kecamatan Cikembar.

Nanti, jika sudah di pilah jenis sampah organik dan nor organiknya, maka tentu sampah ini bisa dibakar dan uapnya bisa dijadikan energi listrik,” tandasnya.

Sementar itu, Pejabat Sementara (Pjs) Kepala Desa Kertaraharja, Kecamatan Cikembar, Yuyun Zaini Arif Nugraha mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi terkait rencana pemerintah Kecamatan Cikembar yang akan melakukan pengelolaan sampah secara maksimal.

“Program ini sangat baik untuk menjaga lingkungan agar tetap bersih dan asri. Namun, tentunya hal ini tidak mudah dan harus mendapatkan dukungan dari seluruh stakehoalder,” katanya.

Apabila sampah tidak dikelola dengan baik, maka sudah jelas akan berdampak buruh dan menyebabkan bencana alam. Untuk itu, pihaknya selalu bekerajasama dengan warga sekitar, untuk melakukan aksi bersih-bersih sampah di sepanjang sungai Cibodas.

“Kalau misum hujan, banyak sampah yang menyumbat aliran sungai. Ya, kalau tidak dibersihkan, tentunya bila hujan tiba, air akan meluap dan meredam lahan pertanian dan rumah penduduk,” pungkasnya. (den/d)

Tags
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button