MULIA

Fajar Laksana Doakan Mulia Menang

×

Fajar Laksana Doakan Mulia Menang

Sebarkan artikel ini

Dia juga merupakan seorang akademisi setingkat Doktor, serta pernah menjabat kepala Dinas Kependidikan dan figur Mulyono ini sangat mengetahui visi Kota Sukabumi yaitu di bidang pendidikan, yang sudah teruji dalam menganalisa dan strategi Kota Sukabumi kedepannya.

” Dia juga merupakan ketua partai, saya rasa orang yang lengkap. Tidak diragukan lagi dalam memimpin Kota Sukabumi. Pondok pesantren Al-Fath menyatakan mendukung dan mendoakan Mulia semoga bisa menjadi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi,” ujarnya.

Bank bjb Tandamata

Hanya saja dukungan ini kata Fajar karena pesantren Al-fath ini merupakan pendidikan formal, tentunya tidak boleh berpolitik praktis. Artinya Pihaknya tidak akan terlibat dalam kegiatan kampanye dan politik praktis. ” Bobotnya kalau ditanya lebih utama mana mendukung secara fisik atau secara doa, ya Doa lah.

Semua kita ini mayoritas beriman, sebetulnya di Lauhul Mahfuzh sudah tercatat siapa yang menjadi pemimpin di Kota Sukabumi. Makanya mending mendukung secara doa, doa itu senjata umat islam,” jelasnya.
Ditambahkannya, kalau ke ulama itu, jangan minta dukungan untuk berpolitik praktis.

Fajar menegaskan ulama itu tidak boleh berkampanye, ulama hanya meminta saja doa kepada allah. ” Sesungguhnya meminta kepada allah yang terbaik, dari sisi ulama berdoa kepada allah. Kalau Mulia ini jadi yang terbaik maka jadinkan lah,” pungkasnya.

Sementara itu, Walikota Sukabumi, Mulyono mengatakan ulama sangat berperan dalam kontek menjalankan pemerintahan ini. Sebelum kepala daerah mengeluarkan kebijakan, masukan dan saran para ulama sangat dibutuhkan. Ulama memang bertugas mensyi’arkan Islam, tapi sisi lain dia memiliki tanggungjawab kepada keluarga dan ponpes yang dibinanya.

Membangun sinergitas dengan ulama pada akhirnya akan menuju Kota Sukabumi menjadi kota yang sejahtera.

” Jadi, kehidupan ulama ini menjadi perhatian pemerintah. Sehingga pada akhirnya kalau umaro sejahtera ulama dan rakyat juga harus sejahtera.

Contohnya dalam rangka pengambilan kebijakan baik pembangunan pisik terutama pembangunan mental spritual, pembangunan mental spirtual ini banyak peran ulama, ini yang ingin kami tingkatkan,”ujarnya. (bal)