Program Pembiasaan Ponpes Al-Fath Sukabumi, Diadopsi Birokrasi

Kh Fajar Laksana

GUNUNGPUYUH – Pondok Pedantren (Ponpes) Modern Dzikir Al-Fath di Jalan Merbabu Perum Gading Kencana Asri, Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Gunungpuyuh, menggelar seminar 7 habits for islamic character building, Rabu (15/5).

Pimpinan Ponpes Modern Dzikir Al-Fath, KH Fajar Laksana mengatakan, program yang digagas Ponpes ini bakal diterapkan di birokrasi dan ini menunjukan visi misi Jawa Barat (Jabar) bisa terwujudkan salah satunya membangun peribadatan yang menjadi pusat peradaban.

Bacaan Lainnya

“Pusat peradaban itu, artinya bisa digunakan membantu di pemerintahan dalam mendiklat warga binaan untuk bisa melakukan perubahan khususnya mental spiritualnya,” kata Fajar kepada Radar Sukabumi, Rabu (15/5).

Fajar menjelaskan, Ponpes Modern Dzikir Al-Fath memiliki program 7 habits for islamic character building dengan formula D (Dzikir), T (Tadarus Alquran), T (Tafakur) dan S (Salat Berjamaah dan Membiasakan Salat Sunah).

“Program pembiasaan yang dilakukan di ponpes ini, diterapkan didunia birokrasi pemerintah. Dimana, pemerintah ada diklat di bidang pendidikan dan keterampilan. Di bidang akhlaknya yang beragama Islam, menggunakan program ini,” ujarnya.

Menurutnya, progran tersebut juga bukan hanya diterapkan di birokrasi saja tetapi ketika terjadi bencana alam di Cianjur delapan bulan Ponpes memberikan pembinaam kepada masyarakat yang terkena bencana.

“Ya, bagai mana menghilangkan trauma, membuat sekolah alam, membangun masjid dan membina warga dengan menggunakan dzikir berjemaah, tadarus Alquran, kajian tafakur, salat berjemaah, salat sunah, saum sunah, sedekah baju makanan dan memperbanyak solawat itu sudah kita seterapkan,” bebernya.

Fajar berharap, melalui program seperti ini ponpes dapat terus berkontribusi dalam membangun karakter Islami di kalangan masyarakat.

“Kami mengajak semua pihak untuk mendukung dan ikut serta dalam memperkuat ajaran Islam di tengah masyarakat agar terciptanya kehidupan yang lebih baik dan harmonis,” pungkasnya. (Bam)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *