POLITIK

Penjelasan Lengkap Erick Thohir Mengenai Jokowi

×

Penjelasan Lengkap Erick Thohir Mengenai Jokowi

Sebarkan artikel ini
Ketua TKN Jokowi-Ma’ruf Amin, Erick Thohir menilai jika capresnya bukanlah ofensif seperti yang diklaim kubu pesaingnya. Jokowi hanya mengklarifikasi terkait banyak tuduhan miring terhadap dirinya. (Derry Ridwansyah/JawaPos.com)

JAKARTA-RADARSUKABUMI, Jika selama ini Jokowi terkesan diam, cuek, bahkan ogah merespons serangan lawan politik dalam Pilpres 2019, belakangan ini capres nomor urut 01 ini mulai bersuara lantang. Bahkan Jokowi disebut kini tak segan-segan menyerang.

Di sisi lain, oleh kubu Prabowo-Sandi, Jokowi disebut sedang panik akibat elektabilitas makin mepet sehingga memakai strategi menyerang. Ketua TKN Jokowi-KH Ma’ruf Amin, Erick Thohir pun berbicara dan meluruskan semua permasalahan itu sehingga bisa dipahami yang sebenarnya terjadi.

Bank bjb Tandamata

Erick berangkat dari pernyataan pihak Prabowo-Sandi, yang ‘menggoreng’ seakan-akan Jokowi panik karena selisih elektabilitas kedua pasangan itu makin mengecil.

Fakta yang ada, berdasarkan hasil riset lembaga survei resmi dan diakui KPU, selisih suara kedua pasangan minimal 20 persen. Hanya ada dua lembaga survei yang menyatakan selisihnya sudah berkurang. Yakni lembaga Media Survei Nasional (Median) dan Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis (Puskaptis).

“Kita harus lihat track record. Kita harus berkaca pada lembaga survei yang asosiasinya masuk ke KPU. Jadi lembaga survei yang diakui KPU itu memberi data kedua paslon itu bedanya masih 20 persen,” kata Erick, pengusaha muda pendiri Grup Usaha Mahaka itu melalui siaran tertulisnya di Jakarta, Selasa (5/2).

Sebagai pengingat, pada 2014, Dewan Etik Perhimpunan Survei Opini Publik Indonesia (Persepi) memutuskan untuk mengeluarkan Jaringan Suara Indonesia (JSI) serta Pusat Studi Kebijakan dan Pembangunan Strategis (Puskaptis) dari keanggotaan Persepi. Pangkal masalahnya, kedua lembaga tak bisa mempertanggungjawabkan publikasi hasil hitung cepat Pilpres 2014 bahwa Prabowo-Hatta unggul dengan selisih 1%-2% suara.