PDIP Pasti Pecah Tanpa Bu Mega

KONGRES KE V: Megawati Soekarnoputri Mengagendakan Kongres V adalah persiapan menuju transisi dari Megawati kepada penerusnya. (foto: ist/ilustrasi)

JAKARTA, RADARSUKABUMI.com – Pengamat politik Burhanuddin Muhtadi menilai Puan Maharani atau Prananda Prabowo belum matang untuk memimpin partai sekaliber PDI Perjuangan. Menurut Burhanuddin, aspirasi kader PDIP masih membutuhkan sosok Megawati untuk menyolidkan barisan serta memenangkan partai.

“Saya kira tidak ada tokoh sekarang ini di kalangan internal PDIP yang punya kemampuan untuk merekatkan semua perbedaan yang ada di dalam. Dan figur itu adalah Ibu Mega, meskipun ada nama-nama yang disebut, termasuk Prananda dan Puan,” kata Burhanuddin di Kantor DPP PDIP, Jakarta Pusat, Sabtu (3/8).

Bacaan Lainnya

Menurut Burhanuddin, Megawati masih menjadi preferensi utama sebagai Ketum PDIP. Hal itu melihat prestasi PDIP yang mampu membawa kemenangan selama dua kali berturut-turut dan mampu merekatkan soliditas partai. “Suka tidak suka, figur Mega tidak terbantahkan, kongres kali ini Ibu Mega belum ada yang menandingi,” jelas dia.

Meski begitu, Burhanuddin menyarankan Puan atau Prananda membuktikan kinerjanya dalam lima tahun ke depan. Butuh terobosan dari kedua anak Megawati itu untuk mampu memimpin atau bahkan melenggang dalam kontestasi Pilpres 2024 mendatang. “Ini yang menjadi faktor krusial terkait tantangan lima tahun ke depan, terutama di 2024. Ini butuh proses kaderisasi, mungkin ada terobosan dan kejutan terkait posisi jabatan yang menurut saya jadi jembatan,” jelas dia.

 

(tan/jpnn)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.